8 Produk Israel Diboikot Warga Dunia, Ada yang Laris di RI
Jakarta – Israel tengah menjadi sorotan warga dunia oleh sebab itu konfliknya dengan kelompok Hamas.
Berdasarkan data terbaru dari Kementerian Kesehatan Palestina per Senin (16/10/2023), sebanyak 2.670 warga Palestina tewas akibat serangan udara serta bombardir dari Israel. Selain itu, sekitar 9.600 warga Palestina mengalami luka-luka. Dilaporkan, sebagian besar korban dari Palestina adalah anak-anak dan juga juga perempuan.
Hal ini pun memproduksi sebagian besar rakyat dunia geram. Akibatnya, popularitas gerakan Boikot, Divestasi, dan juga juga Sanksi (BDS) semakin meningkat pada tempat beberapa negara.
BDS adalah gerakan boikot (penolakan) dari konsumen guna meyakinkan para pelaku perdagangan di dalam tempat seluruh dunia untuk berhenti mengedarkan hasil jika Israel. BDS juga bertujuan untuk memberikan tekanan sektor kegiatan ekonomi kepada Israel agar memberikan hak setara kepada Palestina. Umumnya, gerakan BDS mencakup perusahaan yang mana dimaksud melibatkan pemukiman ilegal, mengeksploitasi sumber daya alam dari tanah Palestina, juga menggunakan warga Palestina sebagai tenaga kerja murah.
Lalu, apa cuma produk-produk milik Israel yang digunakan diboikot melalui gerakan BDS?
1. Puma
Foto: Puma Fashion (NurPhoto via Getty Images) |
Puma adalah salah satu produsen pakaian olahraga terkemuka pada dunia. Namun, Puma diboikot oleh beberapa total warga pada dunia oleh sebab itu menjadi sponsor internasional tunggal Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA).
“Puma memberikan legitimasi internasional terhadap aktivitas IFA, salah satunya klub sepak bola yang tersebut digunakan berbasis di area dalam pemukiman ilegal Israel di area area tanah Palestina,” tulis BDS Movement.
“Dukungan Puma terhadap IFA secara langsung menggalang pelanggaran hak asasi manusia kemudian hukum internasional dalam tempat luar lapangan, serta memungkinkan rezim pemukiman Israel untuk terus berkembang,” lanjut BDS Movement.
2. HP
Foto: REUTERS/Stephen LamFILE PHOTO: A Hewlett-Packard logo is seen at the company’s Executive Briefing Center in Palo Alto, California January 16, 2013. REUTERS/Stephen Lam/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD – SEARCH GLOBAL BUSINESS 19 FEB FOR ALL IMAGES |
Menurut BDS Movement, perusahaan-perusahaan merek HP menyediakan lalu juga mengoperasikan teknologi yang dimaksud hal tersebut digunakan oleh Israel untuk menjaga sistem apartheid, pendudukan, juga kolonialisme pemukiman di dalam tempat atas rakyat Palestina.
“Selain menyediakan layanan juga teknologi kepada tentara lalu polisi Israel yang dimaksud menjaga pendudukan ilegal Israel lalu pengepungan Gaza, HP juga menyediakan Itanium servers eksklusif kepada Otoritas Penduduk juga Imigrasi Israel untuk sistem Aviv mereka,” tulis BDS Movement, dikutip Selasa (17/10/2023).
3. Siemens
Foto: REUTERS/Michael DalderPeople pass Siemens flags ahead of the company’s annual shareholders meeting in Munich, Germany, January 31, 2018. REUTERS/Michael Dalder |
Siemens diklaim terlibat dalam usaha ilegal Israel untuk perkembangan EuroAsia Interconnector dalam tempat pemukiman.
EuroAsia Interconnector ini rencananya akan menghubungkan jaringan listrik Israel dengan Eropa. Dilaporkan, pemukiman ilegal dalam tempat tanah Palestina akan dicuri untuk mendapatkan manfaat dari perdagangan listrik antara Israel serta Uni Eropa yang dimaksud dihasilkan dari gas fosil.
4. AXA
Foto: REUTERS/Christian HartmannFILE PHOTO: Logos of France’s biggest insurer Axa are seen on a building in Nanterre, near Paris, France, March 8, 2016. REUTERS/Christian Hartmann/File Photo |
Asuransi AXA disebut berinvestasi dalam area bank-bank Israel yang digunakan bercampur tangan pada dalam tanah Palestina. Adapun, bank-bank Israel yang digunakan dimaksud sahamnya dikuasai AXA adalah Bank Hapoalim, Bank Leumi, dan juga juga Mizrahi Tehafot.
Melalui anak perusahaannya, AXA Investment Managers serta kepemilikan saham sebesar 64 persen pada AXA Equitable Holdings, AXA juga mempunyai penyetoran modal dalam lima bank utama Israel, yaitu Bank Hapoalim, Bank Leumi, First International Bank of Israel, Israel Discount Bank, serta Mizrahi Tefahot Bank.
5. Buah-buahan juga Sayuran Israel
Buah, sayuran, lalu anggur dari Israel sering dilabeli sebagai “Produksi pada Israel” akibat dianggap berasal dari tanah Palestina yang dimaksud mana dirampas. Maka dari itu, gerakan BDS menyokong umum dunia untuk tidaklah mengonsumsi buah-buahan kemudian sayuran dari Israel.
“Boikot semua komoditas dari Israel di dalam dalam supermarket Anda juga tuntut agar produk-produk hal itu ditiadakan dari rak-rak supermarket,” tulis BDS Movement
6. SodaStream
SodaStream adalah mesin lalu silinder yang tersebut yang dapat diisi kembali sehingga para pengguna mampu memproduksi soda atau minuman air berkarbonasi sendiri di dalam tempat rumah.
SodaStream menjadi korban boikot akibat dinilai secara berpartisipasi turut serta dalam kebijakan Israel yang mana mana menggusur warga asli Palestina suku Bedouin dalam Naqab.
“SodaStream mempunyai sejarah panjang perlakuan buruk serta juga diskriminasi terhadap pekerja Palestina,” ungkap BDS Movement.
7. Ahava
Ahava adalah salah satu merek barang kecantikan yang dijual di area tempat beberapa orang negara. Menurut catatan BDS Movement, Ahava Cosmetics miliki situs produksi, pusat kunjungan, juga toko utama dalam pemukiman Israel ilegal.
8. Sabra
Hummus Sabra adalah bisnis patungan antara PepsiCo lalu Strauss Group, sebuah perusahaan makanan Israel yang mana dimaksud memberikan dukungan finansial kepada tentara Israel sehingga turut menjadi target boikot penduduk dunia.
Menurut laporan Al Jazeera pada 2018, dalam beberapa waktu terakhir misi prioritas diplomatik Israel adalah penanggulangan BDS. Bahkan, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, sudah lama bertindak untuk melarang kelompok-kelompok yang dimaksud dimaksud memperkuat gerakan BDS.
Lantas, apakah gerakan BDS berhasil memproduksi perekonomian Israel merosot?
Organisasi non-profit berbasis pada Washington, Amerika Serikat (AS), Brookings Institution, menyatakan bahwa gerakan BDS tak akan secara tajam mempengaruhi perekonomian Israel. Sebab, sekitar 40 persen ekspor Israel adalah barang “intermediet” atau item tersembunyi yang digunakan dimaksud digunakan dalam proses produksi barang dalam tempat lain, seperti semikonduktor.
Selain itu, sekitar 50 persen dari ekspor Israel adalah barang “diferensiasi” atau barang yang dimaksud tidak ada ada dapat digantikan seperti chip komputer khusus.
Namun, data dari Bank Dunia menunjukkan bahwa ekspor barang-barang “intermediet” mengalami penurunan tajam dari 2014 hingga 2016 sehingga menimbulkan kerugian sekitar US$6 miliar atau sekitar Rp94 triliun.
Foto: Puma Fashion (NurPhoto via Getty Images)
Foto: REUTERS/Stephen Lam
Foto: REUTERS/Michael Dalder
Foto: REUTERS/Christian Hartmann